Tampilkan postingan dengan label shaum ayyaumul bidh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shaum ayyaumul bidh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2019

Keutamaan Shaum Ayyaumul Bidh

                                              Hasil gambar untuk shaum ayyamul bidh

               Jika kau ingin memusuhi orang lain maka musuhi perutmu.Karena ia adalah bagian 
                                                              
                                                                 yang paling terjahat 
                                                               
                                                                  (Umar bin Khattab)

Ada banyak hadits Rasulullah saw yang berisikan keutamaan ibadah puasa baik puasa wajib (Ramahdan, Nadzar dan lainnya) maupun puasa sunnah (puasa Senin Kamis, puasa Ayyamul Bidh, puasa Asyura dan lainnya), dimana keduanya menyimpan keistimewaan yang besar bagi yang melakukannya. Salah satu hadits yang mashur adalah

إن في الجنة بابًا يقال له: الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم. يقال: أين الصائمون؟ فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم، فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد
“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang namanya “Ar-Rayyan,” yang akan di masuki oleh orang-orang yang sering berpuasa kelak pada hari kiamat, tidak akan masuk dari pintu itu kecuali orang yang suka berpuasa. Di katakan : Manakah orang-orang yang suka berpuasa? maka mereka pun berdiri dan tidak masuk lewat pintu itu kecuali mereka, jika mereka telah masuk, maka pintu itu di tutup sehingga tidak seorang pun masuk melaluinya lagi. (HR Bukhori dan Muslim).
Hadits atau Sunnah adalah sesuatu yang di kiblatkan kepada Rasulullah saw baik itu berupa perkataan, berbuatan ataupun ketetapannya. Hadits dan Al Qur’an merupakan 2 pedoman yang di tinggalkan oleh Nabi Mulia Muhammad saw bagi ummatnya untuk sukses hidup bahagia di dunia dan akhirat. “Aku tinggalkan 2 perkara yang tidak akan tersesat selamanya jika kalian berpegang teguh kepada keduanya: Kitabullah wa Sunnatii. Keduanya tidak akan berbisah hingga bertemu di telagaku”. (HR Hakim)
Oleh karena itu sudah barang tentu setiap melakukan ibadah kita harus memiliki landasan atau dalil supaya yang kita lakukan tidak sia-sia namun memiliki manfaat, pada tulisan ini kita akan sedikit membahas tentang keutamaan puasa Ayyamul Bidh. Sebelum kita bahas apa itu puasa Ayyamul Bidh dan apa keutamaannya kita yakinkan dulu bahwa ibadah puasa tersebut memiliki manfaat bagi kita. Apa sih keuntungannya kalau kita berpuasa? Menahan lapar, haus dan hawa nafsu dari fajar hingga tenggelam matahari (seharian)? Perlu kita ketahui ibadah puasa adalah satu-satunya ibadah yang hanya Allah yang tau seberapa balasannya, artinya kita akan mendapatkan pahala yang luar biasa dari puasa yang kita lakukan karena Allah swt. Rasulullah saw bersabda:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada bau minyak kasturi.” (HR. Muslim)